Apa Itu?

Efesus 6:1-9

“ Hormatilah ayahmu dan ibumu—ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:” (Efesus 6:2)

 

Dua orang, bapak dan anak, duduk di kursi taman depan rumah. Sang anak yang sudah jadi pria dewasa asyik membaca koran. Sang bapak yang beranjak sepuh memandang lepas ke depan. Tiba-tiba sang bapak bertanya, “Apa itu?”

“Itu burung pipit,” jawab sang anak singkat.

“Apa itu?” tanya sang bapak lagi.

“Itu burung pipit, pak” jawab anaknya mulai jengkel. Si bapak terdiam.

“Apa itu?”

Dengan wajah kesal, sang anak membuang korannya.

“Itu burung pipit, pak,” katanya dengan nada tinggi.  “Itu bu….rung…piiii….piiiit”,” ulangnya seperti mengajari anak kecil.

Sang Bapak lalu masuk ke dalam rumah dan keluar lagi sambil membawa buku tulis lusuh. Dia membuka halaman tertentu dan memberikannya pada anaknya.

“Baca yang keras!” perintah bapaknya.

“Suatu hari aku bermain bersama anak laki-lakiku di sebuah taman,” baca sang anak. “Anakku baru berumur 3 tahun. Dia bertanya tentang burung pipit sebanyak 21 kali. Aku pun menjawab sebanyak 21 kali pula.”

Suara sang anak mulai tergetar. “Setiap kali dia bertanya, aku menjawab sambil memeluknya. Aku tidak pernah menjadi kesal karena berulang-ulang menjawab pertanyaan yang sama. Itu karena aku mengasihinya.”

Sang anak tertegun usai membaca buku harian bapaknya. Dia memeluk bapaknya dengan penuh haru.

Ini adalah film pendek dari Yunani buatan tahun 2007. Film sederhana ini menggugat kesadaran kita betapa kita sering tidak sabar menghadapi orangtua kita. Padahal bila dibandingkan kelakuan masa kecil kita, mungkin perilaku kita ketika masih kanak-kanak lebih mengesalkan hati orangtua kita, bahkan membuat orang kita bersedih.

SMS from God: Tanpa ayah dan ibu, Anda tak akan ada di dunia ini. Maka kita wajib memberi hormat kepada mereka.

 

Tinggalkan Balasan