Sentuhan Fisik

Dalam dunia psikologi kristiani, dikenal ada 5 Bahasa Kasih, yang terdiri dari: sentuhan fisik, kata-kata penegas, waktu berkualitas, hadiah dan layanan. Dengan mempraktikkan 5 Bahasa Kasih ini dapat menolong kita dalam menyatakan cinta tak bersyarat kepada anak-anak.

Sentuhan fisik adalah bahasa cinta yang paling mudah digunakan tanpa syarat. Orangtua tidak perlu mencari kesempatan khusus ataupun alasan bila hendak melakukan sentuhan fisik. Misalnya jika anak sedih, maka kita menggendongnya, maka anak merasa aman. Jika anak takut, kita memeluknya, maka anak merasa aman. Jika anak berprestasi, kita menepuk pundaknya, maka anak merasa mendapat pengakuan.

Akan tetapi sentuhan fisik juga dapat menimbulkan luka-luka batin pada anak-anak. Contohnya, dengan memukul, menampar, mencolek (yang melecehkan secara seksual), menendang dll. Luka-luka fisik mungkin akan sembuh hanya dalam beberapa hari. Namun luka-luka dalam batin akan membekas selama berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan mungkin sepanjang hidupnya.

“Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.” (Lukas 15:20)

Salah satu dari indra yang diberikan kepada kita adalah indra perasa. Rangsangan yang terjadi pada kulit kita dapat mempengaruhi emosi kita. Usap-usaplah punggung anak Anda, maka dia akan merasa aman. Dia merasa disayangi. [Purnawan]

SMS from God: Sentuhan fisik tidak butuh biaya atau keterampilan, tapi hasilnya luarbiasa. Cobalah!