Waktu Berkualitas

Seorang anak ingin sekali ditemani oleh papanya untuk bermain. Tapi papanya terlalu sibuk. “Berapa sih gaji papa untuk tiap jam?” tanya sang anak. Papanya menjawab, “Papa digaji 100 ribu/jam.”

“Saya punya uang 50 ribu. Maukah papa bermain denganku selama setengah jam?” tanya anak.

Ilustrasi ini menggambarkan perlunya waktu berkualitas bersama anak.  Waktu yang Anda berikan untuk mendampingi anak menunjukkan bahwa Anda menghargai dan kebersamaan mereka. Kehadiran fisik saja tidak cukup, jika perhatian Anda tercurah di tempat lain. Misalnya Anda mengajak anak bermain di kebun binatang, tapi Anda tetap mengurusi pekerjaan dengan handphone. Anda menemani anak belajar sambil membaca koran. Kebersamaan ini harus disertai dengan pencurahan perhatian sepenuhnya kepada anak. Ini yang disebut waktu berkualitas.

Kehadiran Anda merupakan hadiah yang tergantikan bagi anak-anak Anda. Anak membutuhkan orangtua untuk mendampingi dalam belajar, mengerjakan PR, mengajarkan sopan-santun, membacakan cerita, makan bersama, jalan-jalan santai, bergosip bersama dll. Hal ini akan menambah kedekatan emosional antara orangtua dengan anak.

“Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.” (Lukas 6:47-48)

Masa anak-anak membentuk pondasi bagi kehidupan manusia. Jika kita mendampingi anak pada masa emas ini, maka kita telah meletakkan dasar-dasar kehidupan yang kokoh bagi anak [Purnawan]

SMS from God: Masa anak tidak dapat diulang. Jika Anda melewatkannya, Anda membuang kesempatan emas.