Layanan

Sewaktu kuliah, saya tinggal di kota lain, meski masih satu propinsi. Setiap hari Sabtu, saya pulang ke rumah. Ketika balik ke kost, ibu sering membekali saya dengan camilan sederhana buatannya sendiri. Biasanya penganan atau sambal tempe kering yang bisa awet lama.

Layanan ini menunjukkan bahasa kasih ibu kepada saya. Sedangkan layanan bapak saya adalah dengan membuatkan mainan kayu.  Meski bekerja sebagai guru, tapi bapak saya mewarisi keterampilan tukang kayu dari kakek. Mainan buatan bapak saya paling bagus dibanding mainan teman-teman saya.

Layanan ini membuat anak-anak merasa bermakna dan dicintai. Layanan yang dilakukan oleh orangtua akan ditiru oleh anak dalam hal melayani dan tanggungjawab. Jangan harap anak Anda bersedia untuk melayani orang lain jika dia dewasa, jika pada masa kecil dia tidak mendapat teladan dari orangtuanya.

“Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya.” (1 Tesalonika 2:7)

Meskipun Anda memiliki pembantu atau babysitter, tapi alangkah baiknya jika berkaitan langsung dengan anak, maka Anda melakukannya sendiri. Misalnya, menyuapi, membuatkan minuman, membawa ke dokter, mendandani, dll. Hal ini tidak akan membuat anak menjadi manja, justru membuat anak merasa aman dan nyaman karena dikasihi. Layanan merupakan bahasa kasih yang mudah dimengerti oleh anak-anak [Purnawan].

 

SMS from God: Layanan yang Anda berikan pada anak, menunjukkan bahwa Anda mengasihi mereka.