Terlalu Mudah

Sebuah perusahaan bernama Betty Crocker menjual kue instan. Cukup dengan menambahi air ke dalamnya, maka kue yang enak sudah dapat dinikmati. Ini cukup praktis di zaman modern ini.

Tapi apa yang terjadi? Inovasi ini ternyata tidak laku di pasar. Mengapa begitu? Setelah meneliti, perusahaan itu mendapat jawaban yang mengejutkan. Konsumen enggan membeli kue instan itu karena menganggap cara membuatnya terlalu mudah. Mereka juga ingin terlibat dalam proses pembuatannya.

Maka Betty Crocker pun mengubah formula produknya. Selain air, konsumen juga harus menambahkan telur. Ketika produk ini dijual, ternyata sukses terjual.

Banyak orang yang tidak percaya bahwa supaya bisa masuk sorga cukup dengan percaya pada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Itu terlalu mudah. Mereka ingin berbuat sesuatu untuk mendapatkan keselamatan. Maka ada orang yang hidup asketis (hidup sangat sederhana), melakukan puasa, memberikan amal, melakukan perbuatan baik, dll. Seperti konsumen Betty Crocker, mereka ingin terlibat dalam proses mendapatkan keselamatan itu.

 “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.” (Efesus 2:8)

Akan tetapi Paulus menegaskan bahwa keselamatan itu adalah hadiah Tuhan. Tuhan tahu bahwa usaha manusia tidak akan pernah cukup untuk mendapatkan keselamatan.  Itu sebabnya, Dia telah menyiapkan keselamatan yang diberikan gratis kepada manusia. Yang perlu dilakukan oleh manusia adalah menerimanya. Semudah itu.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda masih merasa perlu berbuat sesuatu untuk mendapatkan keselamatan? Itu akan sia-sia saja. Anda cukup percaya bahwa Yesus mampu menyelamatkan Anda. [Purnawan]

 

SMS from God: Keselamatan itu gratis tapi bukan sesuatu yang murahan. Ia harus dibayar dengan darah yang mahal.