Lahir dari Perempuan

“Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan.” (Galatia 4:4)

Ayat nas kita hari ini mengandung dua makna. Pertama, Allah mengutus Putra-Nya dengan cara dilahirkan. Ini sebenarnya adalah hal yang biasa karena semua manusia menjadi ada di dunia ini dengan cara dilahirkan. Namun yang tidak biasa adalah yang lahir itu adalah Anak Allah.

Kedua, Allah mengutus Putra-Nya datang ke dunia ini dengan cara “lahir dari seorang perempuan.” Ini pun hal yang biasa pula, karena semua manusia juga lahir melalui rahim perempuan.  Namun ada hal yang tidak biasa. Kalau manusia lain lahir hasil dari pembuahan benih laki-laki terhadap benih perempuan, maka Putra Allah ini hanya lahir dari rahim perempuan.  Bukan karena dibuahi oleh benih laki-laki, melainkan karena pekerjaan Allah yang maha tinggi.

Itu sebabnya Yesus Kristus merupakan pribadi yang unik. Yesus adalah manusia sejati. Sama dengan manusia lain, Dia juga ada di dunia ini dengan lahir dari seorang perempian. Akan tetapi juga Allah sejati. Dia lahir ke dunia ini karena kuasa Allah. Dua sisi ini bersatu di dalam diri Yesus.

Inilah makna Natal yang sesungguhnya. Natal adalah merayakan kedatangan sang Putra Allah yang lahir dari seorang perempuan.  Kelahiran Kristus adalah pusat dari semua perayaan Natal [Purnawan].

SMS from God: Jangan sampai Kristus hanya menjadi tempelan dari semua perayaan Natal yang kita selenggarakan