Penghargaan dalam Pelayanan

Pada Perang Dunia II, negara Inggris kekurangan pekerja tambang batubara. Pekerjaan ini dianggap kurang bergengsi. Para pemuda lebih memilih masuk dinas ketentaraan yang lebih menjanjikan kehormatan.

Melihat hal ini, Winston Churchill, sang perdana menteri, merasa perlu memberikan motivasi, Di hadapan ratusan pekerja tambang batubara, Churchill mengajak mereka membayangkan parade besar yang digelar jika kemenangan diraih. Barisan paling depan adalah Angkatan Laut yang menjadi kebanggaan Inggris. Lalu diikuti Angkatan Udara yang berjasa menghadang pesawat pengebom Jerman. Selanjutnya, pasukan Angkatan Darat. Barisan terakhir adalah para pekerja tambang.

“Ketika pekerja tambang melintas, para penonton ada yang berteriak, ‘dimana saja kalian selama perang ini?'” kata Churchill,”Dan kalian akan menjawab dengan bangga,’kami ada di bawah bumi, menggali batu bara untuk kejayaan Inggris!'”

“Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan” (1 Korintus 12:22).

Pelayanan tidak selamanya menjanjikan ketenaran dan kehormatan dunia. Di balik sebuah pertunjukkan, selalu saja ada orang yang bekerja di balik layar. Mulai dari penata panggung, penata kursi, pengatur lampu, penarik tirai layar, dll. Mereka tidak dikenali oleh penonton. Meski begitu, pertunjukkan tidak akan sukses jika mereka tidak ada.

Organ seperti hati, jantung, paru-paru dan limpa adalah anggota tubuh yang paling lemah. Namun mereka memiliki fungsi yang vital. Orang masih bisa hidup jika kehilangan tangan, tapi pasti akan meninggal jika kehilangan jantung. Allah menuntut kesetiaan dari Anda (Lukas 16:10) [purnawan].

SMS from God: Di dalam proyek besar kerajaan Allah, dibutuhkan orang yang setia pada perannya masing-masing.