Sejarah GKI Klaten

 
Jubileum Gereja Jago
50 Tahun Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klaten
KATA PENGANTAR
Setengah abad sudah usia GKI Klaten. Angka ini dihitung sejak jemaat kristen di Klaten ini menjadi jemaat dewasa pada Kamis, 30 Maret 1967. Akan tetapi ibarat ayam jago, sebelum menetas menjadi anak ayam, ada masa pembenihan dan pengeraman. Tidak ada tanggal pasti kapan “pembuahan” orang-orang kristen yang dikenal sebagai gereja jago ini. Namun yang jelas, benih-benih iman tak lepas dari buah karya misi zending yang diutus oleh gereja-gereja di Belanda. Salah satunya diutus ke kota Yogyakarta dan Solo. Sebagai wilayah yang berada di tengah-tengah antara dua pusat kebudayaan Jawa ini, kabupaten Klaten ikut mendapat taburan benih dari para penginjil.
GKI Klaten pernah menuliskan sejarah gerejanya pada perayaan ulangtahun ke-40. Buku Jubileum Gereja jago ini merupakan pengembangan dari buku tersebut. Penulis berusaha menelisik pekabaran Injil yang dilakukan oleh misi Zending. Dengan keterbatasan literatur, namun dengan mempelajari sejarah GKJ Margoyudan, GKI Sangkrah, dan GKJ Klaten maka dapat dijumput sedikit data yang dapat memperkaya wawasan atas asal-muasal jemaat jago ini. Ada sedikit data juga dicuplik dari buku “Sejarah Gereja-gereja Kristen Jawa” jilid 1, ditulis oleh S.H. Soekotjo, terbitan Taman Pustaka Kristen dan Lembaga Studi&Pengembangan GKJ, tahun 2009.
Melalui refleksi atas perjalanan GKI Klaten selama ini, didapatkan ada tiga ciri khas yang melekat pada jemaat GKI Klaten yaitu, “kebersamaan, keramahtamahan, dan kepedulian.” Untuk itulah buku ini juga berusaha mengeksplorasi tiga ciri khas tersebut. Ciri khas kebersamaan terlihat menonol pada dua dakede yaitu era 1950-1970. Pada saat itu, aktivitas gereja didominasi oleh kaum muda dan kaum wanita.
Jemaat GKI Klaten juga memiliki keramahtamahan atau hospitality. Banyak orang luar yang merasa terkesan atas sambutan baik yang diterimanya. Dalam buku ini, para pendeta dan pengerja yang pernah melayani di GKI Klaten mengisahkan pengalaman berkesan mereka selama masa pelayanan mereka.
Kemudian sejak tahun 1980-an, GKI Klaten mulai menjangkau keluar dengan pelayanan sosial. GKI Klaten melakukan berbagai aksi sosial, dan salah satu yang telah menjadi trademark GKI Klaten adalah bazaar murah. Penjualan kebutuhan pokok dengan harga murah ternyata sangat membantu warga sekitar.
Jemaat GKI Klaten juga memberikan kepeduliannya pada saat terjadi bencana. GKI Klaten pernah memberikan bantuan saat terjadi bencana angin topan, banjir, kekeringan, gempa, dan erupsi merapi.
Penulis mengucapkan terimakasih kepada para narasumber yang bersedia diwawancarai. Terimakasih juga disampaikan kepada jemaat yang telah meminjamkan sejumlah foto dan dokumen arsip. Jika masih ada kesalahan dalam penulisan buku sejarah mohon masukan disampaikan kepada kantor gereja supaya dapat menjadi bahan revisi untuk penerbitan buku selanjutnya. Diharapkan buku ini bukan terbitan yang terakhir karena sejarah GKI Klaten harus dituliskan hingga kedatangan Tuhan Yesus yang kedua.
Tim Penulis
 
DAFTAR ISI
  • Pada Mulanya Zending
  • Embrio Kekristenan di Klaten
  • Perkumpulan Pekabaran Injil
  • Kie Tok Kauw Hwee Cabang Klaten
  • Menetas Menjadi Bakal Jemaat GKI Klaten
  • Kebersamaan Para Pemuda
  • Menetas Menjadi Dewasa
  • Posko Tanggap Bencana Gempa
  • Tanggap Bencana Erupsi Merapi
  • Bakti Sosial Operasi Katarak
  • Bakal Jemaat
  • GKI Prambanan
  • Bakal Jemaat Mireng
  • Pos Jemaat Karangri
  • Bakal Jemaat Pesu
  • Sekolah Kristen Lingkup GKi Klaten
  • Daftar Panitia dan Majelis GKI Klaten Tahun 1943-2017.